Liga Indonesia

Liga Vakum Sementara, Agen Pemain Pusing 7 Keliling

INDOSPORT.COM - Dampak dari dihentikannya kompetisi Liga 1 dan 2 Indonesia akibat pandemi virus corona sangat terasa. Tidak hanya klub, pemain hingga wasit yang kekurangan penghasilan, tetapi juga ada pihak lainnya yakni agen pemain.

Bukan tanpa alasan, sebab agen pemain mendapat bayaran dari pemain yang dinaungi. Dengan adanya kebijakan PSSI yang mengizinkan klub melakukan opsi potong gaji pemain, maka secara tidak langsung hal itu turut berpengaruh pada penghasilan agen.

Hal itu diakui oleh salah satu agen pemain, Aggy Eka. Pria yang kini mengurus segala macam kontrak bek asing Persita, Tamirlan Kozubaev itu mengaku pendapatannya turut berkurang.

"Ya gak ada pemasukan lagi," katanya. 

"Ada lowongan kerjaan gak di INDOSPORT, saya mau lamar," imbuh Aggy seraya bercanda.

Lebih lanjut, Aggy enggan berkomentar banyak soal nasib salah satu kliennya, Tamirlan Kozubaev yang diputuskan hanya mendapat bayaran 10 persen dari gaji normal selama tiga bulan ke depan. Ia memilih menyerahkan jawabannya ke pemain asal Kirgizstan tersebut, terkait apakah adil atau tidak.

"Kalau masalah itu nanti tanyakan langsung ke pemain. Saya takut salah ngomong. Soal duit sudah seperti SARA," tuturnya.

Seperti diketahui, PSSI memutuskan menunda Liga 1 dan Liga 2 hingga 2 bulan ke depan. Federasi juga memberi izin agar klub peserta melakukan opsi potong gaji dengan bayaran maksimal 25 persen dari kesepakatan awal selama masa force majeure.