Namun, perjuangan Wahyu Agung setelah ini tidak mudah. Sebab, tim Persis Solo dikenal segudang pemain penyerang, membuatnya harus bersaing untuk dapat jam terbang.
Selain Ferdinand Sinaga dan Beto Goncalves yang menjadi duet combo, ada pula Marinus Wanewar, Rivaldi Bawuo, Assanur Rijal, Heri Susanto, Miftahul Hamdi, Agi Pratama, Azka Fauzi, Irfan Jauhari, serta Yussa Nugraha.