Edukasi Jadi Kunci

Masih menurut Patrice Evra, edukasi adalah senjata paling ampuh untuk menyadarkan publik. Kesebelasan, UEFA, dan bahkan FIFA dituntunya untuk melakukan pendekatan langsung pada fans agar rasisme bisa dicabut dari akarnya.

Para pemain selain diajarkan sejak masih di akademi arti saling menghargai, juga bisa dilibatkan untuk sosialisasi pada suporter. Sebagai idola dan figur publik, suara mereka jelas lebih mudah didengar dan berpengaruh luas.

Tidak cuma di Inggris, Evra tidak segan menuding dunia jika rasisme masih jadi masalah di mana-mana. Sehingga, eks penggawa West Ham United, Marseille, Juventus, dan AS Monaco tersebut meminta agar segera ada solusi kongkrit setidaknya dari para pengurus badan sepak bola.