Liga Indonesia

Liga 1 Tak Ramah bagi Pelatih, Firman Utina: Pelatih Bukan Pesulap!

INDOSPORT.COM – Dihujani peristiwa ganti pelatih di beberapa klub sepak bola, perhelatan Liga 1 2022/23 dianggap sebagai ajang Liga terganas. Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina, pun buka suara.

Seperti yang diketahui, baru beberapa pekan gelaran Liga 1 musim ini dimulai, tetapi total sebanyak lima pelatih dari klub Liga 1 Indonesia dipecat.

Pemecetan tersebut terjadi rata-rata disebabkan karena hasil negatif yang diperoleh masing-masing klub asuhan mereka sejak awal Liga 1 musim ini berlangsung.

Kelima pelatih korban keganasan Liga 1 2022-2023 tersebut di antaranya adalah Dejan Antonic (PS Barito Putera), Sergio Alexandre (PSIS Semarang), Jacksen F. Tiago (Persis Solo), Javier Roca (Persik Kediri), dan yang masih hangat ialah hengkangnya Robert Rene Alberts dari Persib Bandung.

Lalu yang saat ini nasib karier pelatihnya sedang terancam akibat kekejaman Liga 1 2022-2023 yaitu Eduardo Almeida, pelatih Arema FC.

Terkait peristiwa gonta-ganti pelatih tersebut, eks Timnas Indonesia Firman Utina ikut memberikan komentar.

Menurutnya, pelatih sepak bola bukanlah seorang pesulap yang bisa langsung dengan mudah membentuk suatu tim secara mulus.

“Ya sah saja ya. Ini saya juga sebenarnya tidak tahu bagaimana cara negosiasinya. Tapi kalau melihat dari hanya tiga pertandingan dan pecat pelatih, saya juga tidak tahu bagaimana komunikasi mereka,” ujar Firman Utina kepada awak INDOSPORT, (Rabu 10/08/22), di kawasan Jakarta Pusat.

“Pelatih bukan pesulap yang hanya langsung membentuk pemain, sedangkan ada 35 pesepak bola (pemain) dengan otak yang berbeda-beda untuk disatukan,” sambung Firman Utina.

Lebih lanjut, mantan gelandang Maung Bandung itu juga menjelaskan bahwa sejatinya sangat penting bagi seorang pelatih untuk memahami karakteristik para pemainnya satu persatu.

“Apalagi pelatih juga kan dituntut harus membentuk tim, mempersiapkan fisik, teknik, serta mentality. Itu sangat sulit bagi saya,” tutup Firman Utina.

Halaman 1