Agar Klub Terbiasa

Selain untuk menaikkan level Liga 2 itu sendiri, Ferry menjabarkan setidaknya regulasi penggunaan pemain asing juga bisa membantu klub sudah terbiasa meng-handle pemain asing bila nantinya promosi ke Liga 1.

Sebab memang di Liga 1 sudah ada penerapan regulasi pemain asing. Sehingga nantinya klub Liga 2 yang promosi tidak kaget akan regulasi tersebut.

“Jadi ketika klub Liga 2 promosi sudah biasa dan pernah mengalami pemain asing. Ketika ada peningkatan jumlah pemain asing sudah biasa dialami setiap klubnya,” ujar Ferry.

Akan tetapi, penggunaan pemain asing juga bukan tanpa tantangan di mana nanti regulasi penggunaan pemain asing akan memberatkan keuangan klub itu sendiri. 

Sebab memang tak dapat dipungkiri harga atau gaji pemain asing memiliki perbedaan dengan pemain lokal. Terkait hal ini, Ferry Paulus mengatakan bahwa strata pemain asing untuk Liga 2 berada 1 level dari pemain asing untuk Liga 1.

“Kalau lihat pemain lokal dengan strata yang dekati pemain asing, rasanya (pemain) asing yang nanti kita akan bidik untuk Liga 2 ini nilainya hampir-hampir mirip.”

“Jadi mereka sudah sebagian besar tahu. Tadi saya sudah sampaikan bahwa pemain asing yang ada sekarang ini nilainya enggak jauh beda dengan lokal,” beber Ferry.

“Jadi, mereka sebagian besar tahu. Saya sudah menyampaikan seperti Liga 1 pemain asing yang ada jumlahnya atau nilai (gaji) tidak jauh berbeda dengan yang lokal,” jelas Ferry.

 

Halaman 2