Cuaca Panas

Demi memaksimalkan peluang untuk lolos ke babak 16 besar, Said Chiba pun langsung melakukan recovery total terhadap anak asuhnya.

Terlebih, skuat Maroko U-17 juga menjalani laga dengan cuaca yang cukup panas di Surabaya. Kelembaban tinggi juga membuat tenaga mereka cepat terkuras.

"Sungguh pertandingan yang sulit untuk anak-anak, terutama masalah cuaca yang panas," cetus Said Chiba yang merasa terkendala terik matahari.

Sementara itu, Panama juga merasakan hal yang sama. Kesulitan mereka berlipat ganda, seiring label Maroko U-17 yang dikenal kuat di Afrika.

"(Piala Dunia) ini menjadi panggung yang besar bagi kami. Itulah yang membuat kami memulai pertandingan dengan gugup," ujar pelatih Panama U-17, Mike Stump.

"Mereka tim yang bagus, tim terbaik kedua di Afrika (level U-17). Kini ada 2 laga sisa dan kami mesti seimbangkan keadaan," tandasnya.

Kekalahan ini membuat Panama berada di dasar klasemen Grup A tanpa mengantongi poin, sementara Maroko memuncaki klasemen dengan raihan tiga poin.

Peluang Panama U-17 bersaing adalah saat menghadapi timnas Indonesia U-17 pada laga kedua, Senin (13/11/23), dan Ekuador, Kamis (16/11/23).