Di tengah persiapan menuju ajang SEA Games 2017, sejumlah atlet balap sepeda Indonesia dikabarkan belum menerima gaji selama empat bulan. Namun, kondisi tersebut tak lantas membuat para atlet yang tergabung di Pelatnas balap sepada patah semangat.
Manajer tim balap sepeda Indonesia, Budi Saputra membenarkan kondisi tersebut. Namun, ia bersyukur tidak ada atlet yang memilih keluar dari Pelatnas seperti yang sempat terjadi dengan salah satu atlet angkat besi, Deni.
"Memang sudah 4 bulan tak digaji, tapi tidak ada atlet yang keluar atau pulang. Karena memang selama ini kebutuhan mereka Alhamdulillah diurus oleh pengurus (PB ISSI)," ujarnya saat ditemui di acara JIExpo Criterium 2017, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Pembalap sepeda dari Timnas Indonesia.Di sisi lain, Budi Saputra juga menjelaskan, keikutsertaan tim balap sepeda Indonesia pada ajang JIExpo Criterium 2017 kali ini sebagai ajang try out atau uji coba bagi para atlet menjelang SEA Games Agustus mendatang di Kuala Lumpur, Malaysia.
"Kita ikut ajang ini sebagai persiapan atau try out pertama sebelum ke SEA Games. Ada 13 atlet putra yang ikut dan beberapa atlet perempuan," jelasnya lebih jauh.
Usai mengikuti ajang JIExpo Criterium 2017, tim balap sepeda Indonesia juga berencana melakukan pemusatan latihan di Belanda pada Mei mendatang. Tim yang akan dikirim ke Negeri Kincir Angin adalah atlet junior, di sana mereka juga akan mengikuti beberapa kejuaraan di Eropa.