INDOSPORT.COM - Kreator hologram muda Indonesia Adi Panuntun siap menyajikan pameran bertema sejarah olahraga tetapi bukan sepak bola.
Adi menilai kalau sepak bola dan bulutangkis sudah begitu terkenal di Indonesia. Maka dari itu dia ingin mengulik olahraga lain.
"Masih banyak cabang-cabang olahraga lain misal catur, pencak silat, dan sebagainya yang belum tergali dan angkat ke hadapan publik," ujar Adi saat berbincang langsung awak redaksi olahraga INDOSPORT.
Adi juga sangat siap dalam menghadirkan sebuah pameran sejarah olahraga yang tak biasa. Karena olahraga memiliki nilai sportivitas dan prestasi.
"Menurut saya angle sejarah olahraga itu sangat potensial untuk bisa membuat calon-calon atlet baru tampil (untuk berprestasi)," sambung Adi di Auditorium Museum Sejarah Nasional, Monas, Gambir, Jakarta.
Kreator muda Indonesia, Adi Panuntun saat membuka Pameran Hologram Sejarah DKI Jakarta dalam gelaran Monas Week 2019 di Auditorium Museum Sejarah Nasional, Gambir, Senin (22/07/19).Pameran bisa dilakukan di ruang-ruang publik yang ada lapangan sepak bola kecil atau bulutangkis di sekitaran RT atau RW, pihak Adi bisa bikin video-video mapping atau instalasi hologram di situ.
"Contohnya menampilkan spirit sportivitas dan nanti kami ajak, misalnya, atlet pencak silat Indonesia Iko Uwais untuk ikut syuting kolaborasi mengajak silat-silat di daerah jadi lebih semangat memberikan prestasi," papar Adi.
Sekadar informasi kalau Adi Panuntun baru saja membuat dan membuka Pameran Hologram Sejarah DKI Jakarta dalam gelaran Monas Week 2019, Senin (22/07/19) lalu.