Kasus ini bermula setelah Kathryn Mayorga menggemparkan publik dengan mengaku bahwa dirinya telah diperkosa di Palms Hotel dan Casino, Las Vegas, pada 2009 usai menghadiri pesta di kelab malam.
New footage has emerged of Cristiano Ronaldo dancing intimately with Kathryn Mayorga in a Las Vegas nightclub on the night she alleges he raped her.
— Channel 5 News (@5_News) October 5, 2018
The former teacher says she was attacked by the footballer at a hotel back in 2009 - a claim Ronaldo firmly denies. pic.twitter.com/XbKDHEwCfz
Kemudian Mayorga melayangkan gugatan kepada Ronaldo ke pengadilan Nevada, dengan tuduhan dipaksa untuk melakukan hubungan seksual oleh megabintang Juventus tersebut meski ia menolaknya.
Lalu Mayorga dipaksa untuk menerima uang tutup mulut sebesar 287 poundsterling (Rp5,42 miliar) dari CR7. Kasus ini pun membuat Mayorga dikabarkan mengalami depresi dan trauma sebagai buntut tindakan pelecehan seksual.
Ronaldo pun sempat dengan tegas merespons kabar miring tersebut melalui akun Twitter miliknya. Ia pun mengatakan akan menghadapi setiap proses hukum dengan legawa hingga kasus ini tuntas.
"Saya dengan tegas membantah tuduhan yang tengah ditujukan kepada saya. Perkosaan adalah kejahatan yang menjijikan dan bertentangan dengan semua yang saya percayai.
"Dengan keinginan untuk membersihkan nama saya, saya menolak untuk jatuh ke dalam pemberitaan media yang diciptakan oleh orang yang ingin terkenal dengan merugikan saya.
"Pada akhirnya, pemikiran jernih memungkinkan saya untuk menunggu semua hasil penyelidikan dengan tenang," pungkas Cristiano Ronaldo.