Kebanyakan netizen Indonesia mengecam pengeroyokan dan penganiayaan yang berbuntut menjadi pembunuhan terhadap juru parkir.
Mereka menyerukan dukungan agar kasus tersebut bisa diusut tuntas, dengan juga menyertakan tagar #BrajamustiPembunuh.
"Jika sepakbola lebih mahal dari pada nyawa maka kami lebih memilih hidup tanpa SEPAK BOLA!! @Brajamusti_YK #bcsberduka #brajamustipembunuh #usuttuntas," tulis @erik**
"Kalian bukan penjahat kalian bukan pelaku tapi kalian pembunuh, PELAKU MACAK KORBAN! #BrajamustiPembunuh," tambahnya
Selain terdapat keprihatinan, namun banyak juga tweet yang mengungkapkan tentang pembelaan terhadap aksi pembunuhan yang terjadi tersebut.
"Kalian bukan penjahat. Kalian bukan pelaku. Kalian Istimewa. Saya lebih respek pada kalian drpd pada ndoro saya !!!" tulis akun @***
Luih galak kelakuan e konco koncomu mas ⺠#BrajamustiPembunuh https://t.co/DsiNZdoKEv
— Rosyid ada Y nya (@rosyid_wi76) August 3, 2022
“Rung ngucapke salah, wis ngucapke yo isih salah. Sek komen podo galak-galak. Pancen well tenan kok tonggo deso. Nderek belosungkowo kagem alm dan keluarga. Mugi alm khusnul khotimah,” ujar @don***
Namun, postingan di atas juga mendapatkan balasan dari netizen lain, yang menegaskan bahwa pembunuhan tersebut dilakukan oleh suporter Brajamusti.
“Luih galak kelakuan e konco koncomu mas #Brajamusti Pembunuh” ungkap @Ros***