Seolah sudah kehabisan lawan yang seimbang, petarung kontroversial UFC, Conor McGregor mulai mencari lawan di luar cabang olahraga Mix Martial Arts (MMA). Untuk langkah awal, ia pun melayangkan tantangan untuk mantan petinju asal Amerika Serikat, Floyd Mayweather.
Namun, meski sudah saling melontarkan ejekan, hingga kini kabar kapan keduanya bertemu di atas ring masih belum jelas. Hal itu bahkan sampai membuat petinju asal Filipina, Manny Pacquiao siap menjadi lawan McGregor dan menggantikan Mayweather.

McGregor diisukan akan bertarung tinju melawan Mayweather atau Pacquiao.
Akan tetapi, Presiden UFC, Dana White menyebut hal itu tidak akan pernah terjadi. Seolah tidak setuju dengan ucapan White tersebut, Bob Arum selaku promotor pertarungan Pacquiao menyebut pertarungan itu akan terjadi.
"Saat ini kabar itu sendiri memang menjadi topik perbincangan berbagai kalangan dan saya katakan saja, Pacquiao pasti merasa senang bila dirinya bisa bertarung melawan McGregor dalam aturan tinju," ungkap Arum seperti dilansir The Sun.
"Saya rasa, semua petinju pasti akan sangat senang bila bisa berhadapan dengan McGregor. Alasannya sederhana, karena ia akan jadi lawan yang mudah dikalahkan," paparnya menjelaskan.
Dalam kesempatan itu, Arum pun menyebut ucapan White yang mengatakan laga McGregor vs Pacquiao tidak akan terjadi, merupakan caranya mencegah bintang utamanya dipermalukan di hadapan publik banyak.

Arum menyebut White cari alasan agar McGregor tidak dipermalukan di depan umum.
"Itu merupakan tipikal seorang Dana White yang selalu mencari-cari alasan. Dia memang orang baik, tapi terlalu sering bermain-main."
"Bila ditanya apakah pertarungan itu bisa terlaksana, saya dengan tegas akan mengatakan, tentu saja," pungkasnya.