Proliga 2015

BNI 46 Akui Tampil Buruk, PGN Ungkap Rahasia Kemenangan

Usai kekalahan telak anak asuhannya, pelatih BNI 46, Svetlana Ilic, mengaku ia cukup kecewa lantaran tim besutannya bermain dengan pertahanan yang buruk.

"Pertandingan tadi bukan seperti permainan kami. Pertahanan kami buruk, anak-anak sering kehilangan bola," sesal Ilic sang pelatih asal Rusia, seusai laga.

Senada dengan sang pelatih, pemain BNI 46, Hanny Budiarti, juga menuturkan permainan yang ditunjukkan oleh rekan setimnya tidak sesuai dari yang diharapkan. 

Menurut Hanny, pertahanan timnya cukup lemah sehingga BNI 46 tidak mampu melakukan serangan dan serangan balik.

"Ya, saat laga di lapangan tadi, pertahanan kita itu lemah. Jadi kita tidak mampu memberikan perlawanan yang memadai," ujar Hanny.

Sementara itu, dikubu PGN POPSIVO, ada pelatih Muhamad Ansori yang cukup terbuka dan mengungkapkan rahasia kemenangan telak yang diraih timnya tersebut.

"Sebelum pertandingan dimulai, saya terus memperingatkan kepada tim kalau mereka harus terus menekan saat di lapangan. Saya ingatkan kepada mereka, bahwa kita datang untuk menang dan jika bukan karena itu, lalu untuk apa lagi?" Jelas Muhamad Ansori seusai laga.

Kendati meraih kemenangan besar, dirinya belum ingin berpuas diri. Menurutnya, peluang untuk lolos ke final masih terbuka lebar untuk tiga tim. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa pertandingan besok adalah penentuan untuk lolos ke final.

"Kita menang besar hari ini, tapi yang menjadi penentu adalah pertandingan besok. Tiket final masih berpeluang dimiliki oleh tiga tim, yaitu Pertamina, PLN, dan POPSIVO, artinya besok akan menjadi laga penentu," sambungnya.