Bima Sakti yang pada pertemuan pertama di seri II lalu harus mengakui ketangguhan CLS 68-31, di pertandingan kali ini tampil beda dan memberikan perlawanan yang ketat. Absennya mesin pencetak angka CLS Jamarr Andre Johnson akibat cedera di jari tangan, membuat permainan CLS yang di asuh oleh Wahyu Widayat Jati sepetrtinya kurang menggigit pada game kali ini.
Meski di kuarter pertama CLS mampu unggul atas BSM 16-11, namun pada kuarter kedua justru Bima Sakti lah yang mengembalikan keadaan 31-27.
Memasuki kuarter ketiga CLS sebenarnya mampu bangkit bahkan leading dua setengah bola (47-42). Pada kuarter akhir, hampir saja skuat asuhan Oei A Kiat menutup dengan kemenangan 60-57. Sayangnya kemenangan belum berpihak pada kubu BSM. Tembakan tiga angka yang dilesatkan kapten tim CLS Sandy Febiansyakh lima detik sebelum kuarter empat usai, akhirnya membuat pertandingan harus dilaksanakan babak over time.
Pada babak tambahan, CLS tampil penuh percaya diri dan mampu bangkit menghadapi lawannya. Hal ini dibuktikan Mario Wuysang cs, saat mereka mampu menambah 13 angka tambahan dan sekaligus menutup kemenangan kedua mereka atas Bima Sakti 73-63.

Small Foward CLS Rachmad Febri Utomo membuat 10 poin untuk kemenangan timnya.
Dalam partai ini, dua pemain Bima Sakti yakni Restu Dwi Purnomo dan Yanuar Dwi Priasmoro mendapatkan hukuman pelanggaran lima kali sehingga menyebabkan keduanya harus meninggalkan lapangan sebelum laga usai. Sebaliknya center andalan CLS M. Thoyib juga mendapat hukuman serupa di babak overtime.
Sandy Febiansyakh menjadi top performer untuk timnya (16 poin, lima assists dan tiga rebound). Dengan Kemenangan ini CLS berhasil mengoleksi 36 poin serta mencatatkan 17 kemenangan.
Mengomentari kekalahan ini, pelatih Bima Sakti Oei Akiat mengaku timnya belum dihinggapi dewi fortuna dan harus mampu memanfaatkan setiap kesempatan.
“Kami kurang beruntung pada game ini. Hal positipnya anak-anak mengalami grafik yang sangat meningkat baik dari skill individu dan juga permainan secara tim. Hanya saja kedepannya kami tidak boleh lengah dan harus memanfaatkan peluang sekecil apapun terlepas kami menang atau kalah. Meski kalah saya bangga dengan permainan ngotot dan semangat anak-anak hari ini,” ujar Oei A Kiat.

Kapten Bima Sakti Yanuar Dwi Priasmoro dihalang dua pemain CLS Febri dan Wuysang.