Sponsor merupakan bagian terpenting dari sebuah klub profesional. Mati-hidupnya sebuah klub di antaranya berada di tangan sponsor. Terdepaknya Persiwa Wamena dan Persik Kediri dari kompetisi ISL menjadi bukti masih sulitnya klub lokal mendapat sponsor, Senin (16/03/15).
Namun tidak seperti klub-klub benua Eropa yang mampu meraup nilai kontrak kerjasama miliaran rupiah dari sponsor. Klub-klub di Indonesia justru harus susah payah untuk mengambil kepercayaan calon rekanan mereka itu.
Masalah ini menjadi penyebab utama didiskualifikasinya Persiwa Wamena dan Persik Kediri dari kompetisi sepakbola kasta tertinggi tanah air oleh PT Liga Indonesia.
Kedua tim dianggap tidak memiliki dana yang cukup untuk mengarungi kompetisi selama semusim. Hingga tenggat waktu yang diberikan kedua tim tidak mampu mencari sponsor yang siap mengucurkan dana untuk menambal biaya operasional.
Apa saja hal yang menjadi penyebab klub-klub Indonesia sulit mendapatkan kepercayaan dari pihak sponsor? INDOSPORT mengangkat sedikitnya tiga alasan.
•
3 Alasan Klub Lokal Sulit Gaet Sponsor