Kejadian tersebut berawal saat wasit memberikan kartu merah kepada pemain belakang Persib, Yanto Basna, pada menit ke-63. Mungkin, karena tidak menerima keputusan wasit, suporter Maung Bandung yang berada di tribun penonton melempar botol ke dalam lapangan sebagai aksi protes.

Yanto Basna (kanan) diganjar kartu merah oleh wasit dan memicu kemarahan suporter Persib.

Polisi berusaha meredakan kemarahan suporter Persib.

Pelemparan botol berasal dari tribun yang dipenuhi oleh Bobotoh.
Bahkan, Bobotoh, kelompok suporter Persib, juga melemparkan kembang api ke arah petugas keamanan. Akibat aksi tersebut, wasit memutuskan untuk menghentikan pertandingan sementara.

Bobotoh bahkan melempar kembang api ke arah polisi yang bertugas mengamankan pertandingan.
Pertandingan akhirnya berlanjut setelah terhenti sekitar 10 menit. Dan, Arema keluar sebagai juara Piala Bhayangkara 2016 dengan skor 2-0, berkat gol dari Raphael Maitimo dan Sunarto.