INDOSPORT.COM - Striker muda Persib Bandung, Muhammad Wildan Ramdani, tidak ingin banyak berkomentar terkait pelatih yang diincar manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).
Menurut pemain jebolan Diklat Persib ini, keputusan melepas Mario Gomez maupun merekut pelatih anyar untuk musim kompetisi 2019 merupakan wewenang manajemen.
Meski begitu, Wildan berharap siapapun pelatih yang didatangkan manajemen, bisa memberikan kesempatan bermain dan sebagai pemain ia siap berusaha serta kerja keras mendapatkan posisi di tim Persib.
Selama bergabung dengan Persib di putaran kedua Liga 1 2018, pemain berusia 19 tahun ini sangat minim mendapatkan kesempatan bermain, dan hanya mengoleksi menit bermain selama 41 menit.
Sulitnya Wildan menembus tim ini dikarenakan, ia harus bersaing dengan striker lainnya seperti Ezechiel Ndouassel, Jonathan Bauman, Airlangga Sucipto dan Patrich Wanggai.
"Ya buat musim depan siapa pun pelatihnya, Wildan ingin dapat menit bermain juga. Tapi Wildan juga gak akan melihat siapa pelatihnya, karena Wildan lihat ke pribadi Wildan sendiri sudah memberikan performa terbaik," kata Wildan.
Wildan mengaku selama tampil di Liga 1 2018, masih banyak kekurangan, apalagi bermain di level kompetisi profesional merupakan yang pertama baginya. Ia pun akan berusaha membenahi kekurangannya, agar bisa tampil maksimal di musim 2019.
"Ya banyak kesan sih yang berarti buat Wildan, tentu dengan masuknya ke senior jadi Wildan nambah pelajaran nambah ilmu juga, ya berharap bisa lebih baik lagi," harapnya.
Terus Ikuti Perkembangan Sepak Bola Seputar Liga 1 Hanya di INDOSPORT.COM