Dengan hanya menyisahkan Indonesia dan Australia, penentuan lolos Grup G hanya diberikan ke tim yang unggul secara poin dan agregat (apabila poin sama dihitung selisih gol) dalam dua pertandingan. Hal itu jadi tentu jadi medan perang bagi skuat timnas U-23.
"Di grup kami ada dua tim yang mundur, tapi saya paham karena ada masalah pandemi," tutur Shin Tae-yong menyikapi situasi Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23.
"Jadi inilah pengalaman pertama di fase grup hanya ada dua tim, tapi ke depan situasi ini harus diubah sistemnya jangan terulang buat mengatasi hal seperti ini," pungkasnya.
Baca Juga
Laga timnas Indonesia U-23 lawan Australia akan berlangsung besok dan leg kedua dimainkan pada 29 Oktober. Total 29 pemain dibawa Shin Tae-yong ke Tajikistan.