INDOSORT.COM - Manchester City membuang peluang perebutan gelar juara Liga Inggris (Premier League) usai timnya bermain imbang 3-3 di kandang Everton. Hasil itu membuat Pep Guardiola buka suara terkait peluang timnya dalam perburuan mahkota Premier League.
Saat ini City tertinggal 5 poin dari pemuncak klasemen sementara Arsenal, yang mengumpulkan 76 poin dari 35 laga. Meskipun City masih ada lebih 1 pertandingan, Guardiola menilai jika penentuan juara sudah tidak lagi ditentukan oleh timnya.
Guardiola mengakui peluang timnya kini bergantung pada hasil Arsenal di sisa musim. Ia menegaskan bahwa situasi sudah berubah dibanding sebelum pertandingan tersebut.
Artinya, kini City harus berdoa agar The Gunners kepeleset agar tidak selalu menang di laga-laga terakhir. Karena jika City sukses sapu bersih kemenangan di match sisa, tapi itu semua percuma kalau Arsenal pun meraih seluruh kemenangan.
“Sekarang (juara liga) tidak lagi di tangan kami, sebelumnya iya, tapi sekarang tidak,” ujar Guardiola. Ia menambahkan timnya harus berharap Arsenal terpeleset jika ingin kembali ke jalur juara.
City masih menyisakan 4 pertandingan, dengan laga berikutnya melawan Brentford. Guardiola menilai semua pertandingan ke depan akan berjalan sulit karena kualitas lawan yang tinggi.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Guardiola tetap memuji performa timnya. Ia menilai City tampil sangat baik, terutama pada babak pertama yang disebutnya luar biasa.
Namun, ia mengakui timnya kehilangan kontrol di babak kedua setelah kebobolan. Everton tampil agresif dan memanfaatkan momentum untuk membalikkan tekanan.
“Hasil imbang tetap lebih baik daripada kalah. Namun, kami sudah berusaha untuk selalu meraih kemenangan di setiap pertandingan,” ucap Guardiola.