INDOSPORT.COM - Persaingan memperebutkan tempat di skuad timnas Inggris menuju Piala Dunia 2026 kian memanas. Sorotan kini tertuju pada duel antara Chelsea FC dan Nottingham Forest yang akan digelar di Stamford Bridge, Senin (04/05/2026), di mana dua gelandang serang, Cole Palmer dan Morgan Gibbs-White, saling berhadapan dalam perebutan posisi krusial di tim nasional.
Kedua pemain tengah bersaing ketat untuk memperebutkan peran nomor 10 dalam skema yang disusun manajer Inggris, Thomas Tuchel. Namun, kondisi keduanya saat ini bagaikan bumi dan langit. Palmer masih bergelut dengan kebugaran, sementara Gibbs-White tengah berada di puncak performanya setelah rentetan golnya membantu Forest menjauh dari zona degradasi.
Musim 2025/2026 menjadi periode yang berat bagi Cole Palmer. Masalah cedera pangkal paha kronis, atau pubalgia, dilaporkan telah menggerus kemampuan eksplosif yang menjadi ciri khasnya. Akibatnya, Palmer seringkali terlihat kesulitan memberikan dampak signifikan di lapangan, sebuah kontras besar dibandingkan dengan performa briliannya dalam dua musim perdana bersama Chelsea.
Situasi diperparah dengan dugaan manajemen menit bermain yang kurang tepat pada paruh pertama musim, ditambah insiden patah jari kaki pada musim dingin. Meski sempat mencatatkan sembilan gol di Liga Inggris musim ini, ketergantungannya pada eksekusi penalti (5 gol) dan minimnya menit bermain akibat masalah otot paha belakang membuat posisinya di pesawat menuju Amerika Utara kian rawan.
"Saya merasa baik-baik saja, seolah-olah sudah melewati masa sulit. Saya akhirnya bisa menendang bola lagi dan melakukan segalanya sekarang, jadi tinggal fokus untuk terus maju dan tampil maksimal," ujar Palmer saat mencoba optimis pada awal April lalu.
Thomas Tuchel secara terbuka telah memberikan peringatan terkait minimnya kontribusi Palmer sejak ia menahkodai The Three Lions.
Tercatat, Palmer baru tampil lima kali sejak mencetak gol di final Euro 2024. Masalah fisik yang terus menerus datang membuat ia melewatkan enam pertandingan krusial dalam siklus persiapan Piala Dunia.
Persaingan di sektor gelandang serang Inggris kini semakin sesak. Selain performa gemilang Morgan Gibbs-White, nama Morgan Rogers dari Aston Villa juga disebut-sebut siap menggeser posisi inti, bahkan berpotensi mengancam posisi Jude Bellingham yang juga sempat terkendala kebugaran.
Dalam jendela internasional terakhir, Tuchel tidak segan memberikan tekanan kepada Palmer untuk segera membuktikan kualitasnya di sisa musim ini.
"Jujur saja, dia harus membuktikannya karena kami memiliki lebih banyak bukti tanpa dia daripada dengan dia, jadi tekanan ada padanya," tegas Tuchel, melansir dari Goal.
"Dia mengalami musim yang sulit, tetapi dia juga mengalami masa sulit bersama tim nasional. Ada persaingan ketat untuk posisi terbaiknya, nomor 10."
Pertemuan Chelsea melawan Nottingham Forest pada Senin besok diyakini akan dipantau langsung oleh tim kepelatihan Inggris. Thomas Tuchel dipastikan akan mengamati secara cermat bagaimana Palmer bereaksi di bawah tekanan saat berhadapan langsung dengan rival potensialnya, Gibbs-White.
Bagi Palmer, laga ini bukan sekadar mengejar tiket kompetisi Eropa untuk Chelsea, melainkan pembuktian terakhir bahwa dirinya masih layak memegang nomor punggung 10 Inggris. Kegagalan menunjukkan performa kelas dunia di sisa kompetisi ini bisa berujung pahit: absen dari panggung terbesar sepak bola dunia musim panas mendatang.