Dalam pertandingan ini, SMP memang jauh lebih diunggulkan, karena kualitas pemain dan strategi permainan mereka yang memang lebih matang ketimbang JBU.
Kapten SMP yang akrab dipanggil Dodo sendiri memang telah tampil, setelah di seri sebelumnya harus absen akibat terkena demam berdarah. Meski dirinya tidak dimainkan sejak menit awal, kehadirannya memiliki arti penting bagi tim besutan Cokorta Raka Satrya Wibawa tersebut.
Walau lebih unggul di atas kertas, JBU masih dapat memberikan tekanan kepada juara kompetisi basket Indonesia versi NBL di musim lalu tersebut. Namun sayang, mereka terlambat panas, karena mampu tampil membaik di kuarter akhir.

Power forward SMP, Kevin Sitorus (kanan) mendapat penjagaan dari center JBU, Untung Gendro Maryono.
Hingga akhirnya, pertandingan pun berhasil dimenangkan, Satria Muda Pertamina Jakarta dengan skor 41-32 atas JNE Bandung Utama. Kendati demikian, pelatih SMP mengaku kurang puas dengan kinerja timnya tersebut.
“Sebenarnya fieldgoal kami di game ini tidak begitu bagus. Karena kita belum sempat latihan disini, jadi anak-anak belum terbiasa dengan ringnya. Tapi saya bersyukur kami bisa ambil game ini. Hilangnya Vamiga juga sudah terasa tapi kami tidak boleh tergantung kepada satu dua pemain,” Ujar pelatih yang akrab dipanggil Wiwin tersebut.
Kembalinya Dodo di pertandingan kali ini juga di nilai oleh Wiwin masih belum maksimal karena ia masih perlu beradaptasi untuk mengembalikan fisiknya. Namun hadirnya ia di lapangan memberikan pengaruh yang besar untuk SMP.

Perebutan bola udara antara small forward SMP, Arki Wisnu (tengah) yang dikepung dua pemain JBU.
“Memang pada pertandingan kali ini kami dan lawan fieldgoal-nya sangat buruk. Bedanya kami lebih banyak melakukan turn-over dari lawan, kecuali pada kuarter keempat. Tapi untuk ukuran tim sebesar SM, hasil game tadi melawan kami, dibawah average poin mereka,” komentar Octaviarro “Ocky” Tamtelahitu, pelatih JBU.
Arki Wisnu menjadi top performer bagi SMP dengan raihan 14 poin,7 rebound dan 3 assist. Sementara dari JBU, dua pemain yakni Luke Martinus dan Surliyadin sama-sama mengoleksi 9 poin untuk timnya.