Babak I
Manchester City secara mengejutkan membangkucadangkan empat pemain intinya, yaitu Sergio Aguero, David Silva, John Stones, dan Pablo Zabaleta. Pelatih kepala Pep Guardiola lebih memercayakan Bacary Sagna, Gael Clichy, Jesus Navas, dan Kelechi Iheanacho untuk tampil sejak menit pertama.
Kubu tim tamu, Burnley, juga melakukan perubahan di starting line up. Manajer Sean Dyche memasukkan Jeff Hendrick dan Johann Berg Gudmundsson untuk mengganti peran Dean Marney dan Steven Defour.
Seperti sudah diduga, Manchester City langsung menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Baru 7 menit, Kelechi Iheanacho dan Raheem Sterling nyaris membuka keunggulan andai lebih tenang dalam mengontrol bola di dalam kotak penalti lawan.
Burnley sempat mengancam melalui tendangan bebas Ashley Barnes, namun sepakannya masih mengenai pagar betis dan hanya menghasilkan sepak pojok.
Memasuki menit 22, The Citizens meningkatkan intensitas serangan melalui sisi sayap. Kevin De Bruyne melepaskan tendangan keras ke gawang Tom Heaton namun masih belum mampu merubah papan skor.
Petaka bagi tuan rumah terjadi di menit ke-32. Gelandang mereka, Fernandinho, melakukan tekel dua kaki ke Gudmundsson. Wasit Lee Mason yang berada dekat dengan TKP langsung mengeluarkan kartu merah.
Bagi Fernandinho, kartu merah itu semakin menambah catatan buruknya di mana ia telah mengoleksi tiga kartu merah dalam 6 pertandingan terakhir.
3 - Fernandinho has been red carded in three of his last six games for Manchester City (all comps). Mist.
— OptaJoe (@OptaJoe) January 2, 2017
Kendati unggul pemain, Burnley gagal memanfaatkan situasi dan skor kacamata pun bertahan hingga babak pertama usai.
Babak II
Tidak ingin dipermalukan Burnley di hadapan puluhan ribu pendukungnya yang memadati Etihad Stadium, Pep memainkan dua pemain andalannya, Sergio Aguero dan David Silva. Keduanya masuk menggantikan Iheanacho and Navas yang dinilai gagal emban tugasnya dengan baik.
Perubahan taktik ini membuat penyerangan City lebih hidup. De Bruyne sebagai motor serangan tim berulang kali membahayakan Heaton. Dalam 10 menit babak kedua dimulai, tuan rumah memiliki sejumlah peluang, baik itu melalui De Bruyne maupun Raheem Sterling.
Gol yang dinanti The Citizens akhirnya tersaji menit 58. Bukan Aguero, bukan De Bruyne yang sedari awal terus mendapatkan peluang, melainkan Gael Clichy yang merangsek naik ke kotak penalti Burnley.
Belum hilang keterkejutan fans tim tamu, City kembali menambah gol selang empat menit kemudian melalui sontekan Aguero.
Bermula dari sodoran manis yang mengarah ke Sterling, bola liar berhasil dimanfaatkan Aguero yang berujung gol tepat di menit ke-62. Bukti kehebatan penyerang asal Argentina itu terbukti di gol tersebut karena ia melakukannya dari sudut sempit.
Pasca gol tersebut, intensitas pertandingan menjadi lebih cepat. Dyche memasukkan Defour dan Vokes guna menambah daya dobrak.
Hasilnya, Burnley berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Ben Mee menit 69. Sempat diprotes oleh pemain City yang merasa ada pelanggaran di proses terjadinya gol, wasit Lee Mason tetap mengesahkan gol tersebut dan skor pun berubah menjadi 2-1, masih bagi kemenangan tuan rumah.
Tambahan waktu 5 menit gagal dimanfaatkan kedua tim. Skor 2-1 bertahan bagi tuan rumah Manchester City meski Burnley unggul jumlah pemain sejak babak pertama.
Susunan Pemain:
Manchester City (4-1-4-1): Bravo; Sagna, Kolarov, Otamendi, Clichy; Navas (keluar 45'), De Bruyne, Fernandinho, Yaya Toure, Sterling (keluar 88'); Iheanacho (keluar 45').
Cadangan: Caballero, Zabaleta, Nolito, Aguero (masuk 45'), Silva (masuk 45'), Stones (masuk 88'), A. Garcia.
Manajer: Pep Guardiola.
Burnley (4-4-2): Heaton; Lowton, Keane, Mee, Ward; Boyd, Hendrick, Arfield (masuk 87'), Gudmundsson (masuk 65'); Barnes (keluar 65'), Gray.
Cadangan: Defour (masuk 65'), Darikwa, O’Neill, Bamford (masuk 87'), Robinson, Tarkowski, Vokes (masuk 69').
Manajer: Sean Dyche.