INDOSPORT.COM – Duta besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins, mengatakan bahwa kerja sama antara Kota Surabaya dengan Kota Liverpool perlu ditingkatkan.
Surabaya dan Liverpool memang telah menjalin kerja sama sebagai Sister City sejak 2018. Setelah lebih dari setahun, Jenkins pun ingin meningkatkan hubungan antara dua kota pelabuhan tersebut.
“Surabaya ini memiliki reputasi yang sangat tinggi dalam hal lingkungan. Karenanya, ke depan mungkin bisa saling bekerja sama dengan bidang infrastruktur, transportasi umum, pendidikan, dan beberapa bidang lain,” ujar Jenkins dilansir dari Antara.
Baru-baru ini, Owen Jenkins mengunjungi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Keduanya berdiskusi tentang hubungan Sister City antara Surabaya dan Liverpool.
Tak hanya membahas hubungan antara Surabaya dan Liverpool, Jenkins pun juga membahas perkembangan sepak bola terkini. Pasalnya, baik Surabaya dan Liverpool sama-sama memiliki dua klub besar sarat sejarah.
Surabaya merupakan kandang salah satu klub terbesar di Indonesia, Persebaya Surabaya, sementara Liverpool memiliki Liverpool FC yang merupakan klub elite Liga Inggris dan Eropa.
“Satu-satunya masalah dari hubungan ini adalah tim sepak bola jagoan saya adalah Arsenal. Dan Arsenal baru saja kalah dari 1-3 Liverpool. Jadi perasaan saya agak tidak enak, tapi Surabaya memang punya hubungan yang kuat dengan Liverpool,” ucap Jenkins sambil tertawa.
Sementara itu, Tri Rismhaharini menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Owen Jenkins merupakan silaturahmi karena ia menjabat sebagai Dubes baru menggantikan Moazzam Malik.
“Tidak ada yang spesial tadi. Hanya beliau baru menggantikan Pak Moazzam. Dia juga ingin bertemu dengan anak-anak, makanya kami datangkan,” kata wanita yang akrab disapa Risma tersebut.
Selama ini, kerja sama Sister City antara Surabaya dan Liverpool memang meliputi banyak hal, termasuk olahraga dan sepak bola. Pemain-pemain muda berbakat asal Surabaya seperti Mochammad Supriadi pernah dikirim ke sana untuk menimba ilmu sepak bola.
Selain itu, Surabaya juga mengirimkan anak-anak penyandang disabilitas ke Liverpool untuk belajar keahlian di bidang musik dan keterampilan lainnya.